Wednesday, February 15, 2012

Memaknai Valentine Day Dengan Pelayanan

3 comments
Memaknai Valentine Day Dengan Pelayanan - Ya... begitulah yang keluarga dan sektor kami lakukan. Sebagai agama minoritas di Bali, kami merayakan Valentine Day lebih awal atau bahkan setiap hari. Valentine Day salah satu budaya barat yang sekarang populer di Indonesia sebenarnya sudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Saya pribadi setuju dengan adanya Valentine Day, tapi dalam konteks Valentine yang mengasihi sesama manusia. Dalam hal ini mengasihi sesama manusia bukan berarti selingkuh semaunya, adanya hubungan intim yang tidak wajar (bukan muhrim), saya tegaskan sekali lagi bukan.

Kemarin saya sempat BW dan mampir disebuah blog cantik (lupa nama blognya), author blog mempublish foto yang menggelitik sysraf tertawa saya, foto itu berupa paket coklat plus plus, plusnya adalah 1 pax kondom. What....? secara cepat pikiran saya mengatakan, haruskah demikian? Valentine yang dibumbui "esek-esek" tidak jelas? Namun saya tidak mau berpikir terlalu jauh lagi, meskipun hati kecil ini miris. Mungkin saja si pemilik ide yang memasangkan coklat dengan kondom sebagai hadiah Valentine, mempunyai misi "Sayangi Kelaminmu", yaitu kampanye pencegahan penularan penyakit kelamin melalui sex bebas. Tapi...., ya itu kalaupun ia mempunyai misi seperti itu, kenapa kampanyenya pas hari Valentine? Bukankah dengan hal demikian semakin memperburuk citra Valentine itu sendiri? dan perayaan Valentine diidentikan dengan berhubungan sex? (silahkan berpikir secara cerdas)

Terlepas kontroversi coklat plus-plus, kami memaknai Valentine sebagai landasan hidup. Dengan kasih sayang semuanya bisa berdampingan tanpa ada sikut kiri dan sikut kanan. Minggu 12 Februari 2012, pukul 06.00 WITA, saya dan rombongan meluncur ke Desa Pegayaman - Tabanan. Hari itu kami ada pelayanan kor untuk misa hari Minggu di stasi tersebut. 1 jam 45 menit tepatnya, waktu yang kami perlukan untuk sampai di desa Pegayaman. Lega.... begitu yang saya rasakan setelah turun dari kendaraan, udaranya yang segar, matahari yang tidak menyengat bisa saya nikmati dengan puas di Pegayaman.

Lho! lha kok sepi...? belum ada umat yang datang, usut punya usut ternyata misa mulai jam 08.00 WITA. Satu..., satu... umat mulai berdatangan, sampai akhirnya pukul 8 tet, misa dimulai. Lagu demi lagu pujian untuk memuliakan Tuhan kami nyanyikan dengan penuh rasa syukur dan gembira. Sebelum  misa ditutup, ketua dewan stasi Pegayaman berkata 

"Kami sangat bersyukur, dengan kehadiran saudara-saudara dari Denpasar. Meskipun kami disini hanya sedikit, ternyata kami memiliki banyak saudara yang begitu peduli dengan kami, sehingga kami tidak merasa sendirian"

Sebuah ungkapan yang sangat menyentuh, perlu diketahui bahwa umat Katolik di desa tersebut sebanyak 60 kepala keluarga, namun angka nol-nya menggelinding entah kemana (6 KK). Ya..., sebagai umat minoritas, yang jauh dari hiruk pikuk kota, umat Katolik disana tidak memiliki anggota koor yang memadai, jadi masih memerlukan bantuan anggota koor dari luar stasi.

Kenapa saya bilang Memaknai Valentine Day Dengan Pelayanan tidak dengan coklat atau makan-makan? dengan memberikan pelayanan, meskipun hanya berupa suara, tapi bisa membahagiakan saudara-saudara yang lain. Tidak hanya dengan koor pada komunitas tertentu saja, namun pelayanan juga diberikan kepada mereka, saudara yang sakit, bukan uang...., juga bukan obat-obatan, tetapi doa yang diberikan. Saya khususnya tidak tahu seperti apa itu Islam, Hindu, Budha dan Kristen, yang saya pahami adalah mengasihi mereka. Saya bukan orang kaya yang bisa memberikan berjuta-juta santunan, yang saya punya hanya kasih, karena kasih begitu indah, dengan kasih saya percaya dan yakin saya dan mereka juga Anda bisa hidup damai. 

Gak ada salahnya kan..., kalau Valentine dirayakan setiap hari tidak harus menunggu tanggal 14 Februari,? gak salah juga kan kalau Valentine tidak dirayakan dengan pacar? Saya suka Valentine................. saya suka kasih sayang. Saya juga suka award ini......


Thank to : nurmayantizain.com

Award ini saya dapat dari ibu Nurmazanti Zain, yang sekarang sudah pindah alamat rumah. Dan.... maaf ya bu.... waktu pindah rumah gak bisa bantu angkat-angkat. Awardnya so shiny, sampai mata silau.... heheheheh.... Saya anggap ini hadiah Valentine, saya percaya bahwa Nurmayanti Zain mengasihi saya dan Anda, begitu juga sebaliknya...................





3 comments:

nicamperenique said...

selamat awardnya ya mba
cantik dan menyilaukan ya hehehe

Happy belated Valentine Day ya mba!

jiah al jafara said...

blognya mb' Ninda masang coklat sama kndom...
ahihihi~

selamat buat awardnyaaaa :D

Uswah said...

Happy valentine mbak magda ^^

Cinta dan kasih, damai untuk semua \(^_^)/

Aku juga dapet awardnya :-D

Post a Comment