Friday, March 23, 2012

The Result Is.......

12 comments
Belajar Kelompok SEOnita sudah selesai masa iji cobanya, dari sekian waktu ternyata sekian banyak blogger wanita yang ada di di Indonesia, sedikit yang memiliki minat terhadap SEO. Rasa syukur dan terimakasih femalebox ucapkan kepada 5 anggota belajar kelompok SEOnita.

Seperti yang saya janjikan bahwa reward untuk anggota belajar kelompok SEOnita berupa:
  • e-book Housewife And SEO akan dikirim via email
  • Heavenly Spa Kit dan Buku akan dikirim via pos

Dalam pembukaan belajar kelompok saya pernah menuliskan bahwa selesai kegiatan ini akan dibahas tentang teknik SEO. Mengingat anggota yang berminat sangat sedikit, maka pembahasan itu dengan berat hati saya tiadakan, dan sebagai gantinya ke-5 anggota belajar kelompok SEOnita semua mendapatkan e-book Housewife and SEO, Heavenly Spa Kit dan Buku dari femalebox.

Pada jam 00.00 tadi malam saya telah melakukan searching di google.co.id dengan IP 74.125.71.147 dan hasilnya seperti screen shot yang terlihat dibawah ini :

Mohon untuk konfirmasi, Nama Terang (bukan nama pena, online), alamat jelas dan no HP yang bisa dihubungi, untuk memudahkan pengiriman. Konfirmasi bisa dilakukan via email ke femaleboxtobipuken[et]yahoo.com. Konfirmasi saya tunggu sampai hari Selasa, 27-03-2012, jika pada waktu yang ditentukan belum melakukan konfirmasi, maaf seribu maaf semua reward hangus ya........

Ditunggu konfirmasinya...... ^-^

Anggota Belajar Kelompok SEOnita terbaik I
  • Jiah Al Jafara
  • http://jiahjava.ngetik.com/2012/02/eksistensi-wanita-menaklukan-search.html

Anggota Belajar Kelompok SEOnita terbaik II
  • Vita Ayu Kusuma Dewi
  • http://aufalatifah.blogspot.com/2012/01/eksistensi-wanita-menaklukan-search.html

Anggota Belajar Kelompok SEOnita terbaik III
  • Yuli P
  • http://ocaeni.mywapblog.com/eksistensi-wanita-menaklukan-search-engi.xhtml

Anggota Belajar Kelompok SEOnita terbaik IV
  • Crishtanti W
  • http://oriflame-ichan.blogspot.com/2012/02/eksistensi-wanita-menaklukan-search.html

Anggota Belajar Kelompok SEOnita terbaik V
  • Meriska Putri W
  • http://sharelovelifelaugh.blogspot.com/2012/02/eksistensi-wanita-menaklukan-search.html



Read more...

Tuesday, March 20, 2012

Belajar Kelompok

46 comments
Belajar Kelompok - Ibu-ibu dan mbak sis jika pingin belajar SEO mplipir kesini ya.... Femalebox lagi mengadakan Belajar Kelompok khusus kaum hawa atau belajar Kelompok SEOnita. Ini bukan giveaway atau lomba SEO, belajar kelompok kali ini bertujuan memperkenalkan SEO untuk ibu-ibu dan pentingnya SEO bagi blog (maksutnya agar blog kita tidak hanya dikunjungi oleh follower tapi juga dikunjungi oleh visitor lain yang datang dari search engine). Ajak teman - teman , ibu-ibu yang lain juga ya....Bagaimana caranya ikut Belajar Kelompok? Baca baik-baik peraturannya

Waktu Pelaksanaan
20 Februari 2012 - 20 Maret 2012


Keyword Title
Eksistensi Wanita Menaklukan Search Engine


Pengumuman Anggota Belajar Kelompok Terbaik
23 Maret 2012


Peraturan Belajar Kelompok SEOnita
  • Tidak diperbolehkan adanya unsur pornografi, diskriminasi, copy paste, SARA atau tindakan yang melanggar hukum dalam pelaksanaan Belajar Kelompok SEOnita
  • Setiap anggota belajar kelompok membuat artikel dengan target keyword/judul Eksistensi Wanita Menaklukan Search Engine serta membuat anchor link ke http://femalebox-tobipuken.blogspot.com/ dan http://endipiran.tobipuken.com/
  • Menambahkan Logo Belajar Kelompok SEOnita

Banner Belajar Kelompok SEOnita


<center><a href="http://femalebox-tobipuken.blogspot.com/" title="Belajar Kelompok SEOnita - Eksistensi Wanita Menaklukan Search Engine."><img alt="Banner Belajar Kelompok SEOnita" src="http://1.bp.blogspot.com/-rKbWZtzfYM4/Tx-8Sv-NELI/AAAAAAAAAsE/GGRCraFaWHc/s1600/belajar-kelompok5.gif"/></a></center>


  • Setiap anggota selain membuat artikel Eksistensi Wanita Menaklukan Search Engine, wajib memposting info/mengumumkan belajar kelompok SEOnita ini pada blog yg didaftarkan.
  • Setiap anggota wajib mengisi formulir pendaftaran yang ada di bawah posting ini
  • Artikel Belajar Kelompok SEOnita menggunakan bahasa Indonesia sebagai content relevansinya
  • Artikel sangat diperhatikan disini, buatlah artikel yang sesuai dengan judul dan enak dibaca.
  • Anggota harus berdomisili di wilayah Indonesia.
  • Khusus kaum hawa yang memiliki blog
  • Peraturan dapat ditambah atau diubah dari waktu ke waktu sesuai dengan feedback yang diterima dari anggota

Reward untuk Anggota Belajar Kelompok SEOnita
  • Anggota terbaik I-III mendapat e-book Housewife & SEO + kenang-kenangan dari femalebox

Special Reward
  • Untuk Anggota Belajar Kelompok SEOnita yang memiliki posting terbaik mendapat tali asih dari femalebox

Penilaian Anggota Belajar Kelompok Terbaik
Pada tanggal 23 Maret 2012 (Jam 12.00 wib), akan dilakukan pencarian di google.co.id dengan kata kunci Eksistensi Wanita Menaklukan Search Engine dan kemudian menentukan anggota belajar kelompok terbaik .

Diakhir pelaksanaan Belajar Kelompok SEOnita, kita akan bahas bersama mengenai teknis, cara mengikuti sebuah kontes SEO agar blogger wanita bisa bersaing dengan master SEO yang notabene dipenuhi kaum adam.






Anggota Belajar Belajar Kelompok SEOnita

DAFTAR ANGGOTA BELAJAR KELOMPOK SEOnita

NoAnggota KelompokURL ArtikelURL Info
1Yuli Phttp://ocaeni.mywapblog.com/eksistensi-wanita-menaklukan-search-engi.xhtmlhttp://ocaeni.mywapblog.com/belajar-kelompok-seonita.xhtml
2Vita Ayu Kusuma Dewihttp://aufalatifah.blogspot.com/2012/01/eksistensi-wanita-menaklukan-search.htmlhttp://www.aufalatifah.blogspot.com/2012/01/mau-jadi-seonita-yuk-ikutan-belajar.html
3Meriska Putri Whttp://sharelovelifelaugh.blogspot.com/2012/02/eksistensi-wanita-menaklukan-search.htmlhttp://sharelovelifelaugh.blogspot.com/2012/02/belajar-plus-plus-di-seonita.html
4Crishtanti Whttp://oriflame-ichan.blogspot.com/2012/02/eksistensi-wanita-menaklukan-search.htmlhttp://oriflame-ichan.blogspot.com/2012/02/belajar-kelompok-seonita-eksistensi.html
5Jiah Al Jafarahttp://jiahjava.ngetik.com/2012/02/eksistensi-wanita-menaklukan-search.htmlhttp://femalebox-tobipuken.blogspot.com/2012/01/belajar-kelompok.html



Read more...

Monday, March 12, 2012

Hormati Hak Asasi Orang Lain Sekarang Atau Perang Kelak!

6 comments
Hormati Hak Asasi Orang Lain Atau Perang Kelak - Untuk artikel kali ini temanya sedikit membuat gue pusing, gue harus menulis tentang Hak Asasi Manusia disekitar gue. Sepertinya gue harus cari wangsit yang sesuai dengan tema tersebut. Melamun dan berpikir, berpikir dan melamun.... lama......


Beberapa jam kemudian......


Apa itu Hak Asasi Manusia?
Apa hubungannya Hak Asasi Manusia dengan perang?
Hak Asasi Manusia yang ada disekitar kita itu seperti apa?
Baca ini dulu deh.......!

Hak Asasi Manusia itu artinya hak-hak yang telah dipunyai seseorang sejak ia dalam kandungan atau hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia sesuai dengankiprahnya. Dari situ aja harusnya kita udah tau dong maksudnya? Yap! ini tentang hak-hak dasar yang dimiliki setiap manusia sejak dalam perut ibu.

Kompetisi Hamblogger

Sebenarnya banyak fakta menarik soal HAM, yang paling disoroti adalah pelangaran-pelanggarannya. Ternyata masih banyak kasus pelanggaran HAM yang terjadi di negeri ini. Mulai tahun 1965 sampai 2004, total kasus pelanggaran HAM sebanyak 36 kasus . Diantaranya 8 kasus pelanggaran HAM masa lalu belum tersentuh hukum, 5 kasus pelanggaran HAM macet di Komnas HAM dan jaksa Agung, 3 kasus pelanggaran HAM yang terjadi karena penanganan kekerasan dan konflik komunal, 9 kasus pelanggaran HAM di Aceh, serta 6 kasus pelanggaran HAM sudah sampai ke pengadilan.

Apa yang gue sebutin diatas baru sedikit fakta yang berhubungan dengan pelanggaran HAM. Tetapi itu terlalu berat bagi gue untuk mengupas lebih dalam, secara gue bukan aktifis HAM yang tahu harus berbuat apa untuk menekan angka pelanggaran Hak Asasi Manusia. Sudah banyak organisasi yang menangani secara khusus tentang permasalahan diatas. Sebagai manusia yang lahir, hidup dan tinggal di negara Indonesia, sejak pertama kali roh gue berada dalam perut ibu, gue sudah mempunyai hak asasi yaitu hak untuk hidup. Dan puji Tuhan hak hidup gue tidak dilanggar oleh kedua orang tua gue atau pihak lain yang berkaitan dengan gue, terbukti hari ini gue masih bisa menulis artikel ini.



Hanya saja kehidupan gue sebagai ibu rumah tangga dan mantan mahasiswa serta masyarakat biasa yang memiliki hak asasi ternyata sering juga terlanggar, gue berpikir perlu menuliskannya pada artikel kali ini. Sebenarnya hak asasi gue yang dilanggar bukan golongan pelanggaran berat sih...., tapi pelanggaran hak asasi ini juga tidakkalah pentingnya untuk dicarikan solusi.

Dahulu.... sebelas tahun lalu, semasa kuliah, gue sering mengalami pelanggaran hak asasi sebagai mahasiswa yang berhak untuk mendapatkan pengajaran atau ilmu. Beberapa dosen malas masuk kelas atau malas memberikan penjelasan. Rasa kecewa, kesal, marah bermunculan silih berganti dalam hati gue, sebagai mahasiswa gue sudah menunaikan kewajiban, datang ke kampus untuk menimba ilmu, membayar uang SKS tepat waktu, dengan enaknya dosen tidak masuk tanpa alasan atau meninggalkan catatan tanpa menberikan penjelasan materi kuliah. Ck...ck... kalau gue golongan mahasiswa cerdas sih gak papa, tinggal baca sedikit langsung paham, masalahnya gue golongan mahasiswa IQ jongkok sih......



Hak gue sebagai pejalan kaki juga direnggut oleh para pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar, sehingga fasilitas yang harus gue gunakan ketika berjalan kaki tidak ada. gue harus berjalan di bibir jalan yang memungkinkan kecelakaan dapat terjadi terhadap gue. Kalau gue celaka gak mungkin dong gue salahin pedagang kaki limanya?,pasti yang kena semprot si pengemudi kendaraan. Alhasil terjadi perang mulut.

Selain itu hak gue untuk menikmati lalu lintas yang tertip dan lancar juga diambil oleh parkir ilegal, atau mereka yang memarkir kendaraan di tepi jalan. Tidak jarang jalanan menjadi macet disebabkan mereka memakai sebagian bahu jalan sebagai lahan parkir. Tanpa parkir liar jalanan sudah macet dan ruwet ditambah lagi pakir liar yang menjamur di bahu jalan, tambah macet dan ruwet bak benang kusut.

Satu lagi! hak gue untuk menghirup udara yang bersih dan sehat dalam satu ruangan atau tempat umum juga telah diambil secara semena-mena oleh mereka para perokok. Bersyukur gue tidak mempunyai penyakit asma, hanya hidung gue ini sensitif sesakali dengan asap rokok, jika mencium dan menghirup asap rokok saluran hidung dan tenggorokan langsung sakit. Bisa dibayangkan bagaimana menderitanya saya dan kesalnya hati saya. Jelas-jelas sudah ada peraturan yang mengatur tentang hal ini, e...... tetap saja tidak menurunkan keinginan orang untuk menrokok.

Cerita lain datang dari keluarga gue sendiri, pernah suatu kali kedua orang tua gue hampir saja melanggar hak asasi gue sebagai anak. Mereka mati - matian memaksa gue untuk melanjutkan kuliah dan masuk fakultas ekonomi. Hanya saja gue punya sifat sedikit bandel dan pembangkang. Gak mau hak asasi gue direnggut oleh orang tua sendiri, gue berusaha merayu orang tua gue dengan segala cara, memberikan penjelasan kepada mereka apa minat gue sebenarnya. Meskipun ada perang urat dan perang mulut disela-sela negosiasi, syukur akhirnya mereka mau mengerti.

Pelanggaran HAM yang gue alami diatas termasuk pelanggaran HAM ringan, tapi dari situ bisa memicu keributan atau perang, seperti perang mulut, perang kecil (pertengkaran) dan yang lebih parah bisa timbul perang yang lebih besar yang melibatkan orang banyak. Tidak sedikit perang saudara terjadi hanya karena sebuah pelanggaran HAM ringan.

Ilustrasi akibat pelanggaran Hak Asasi Ringan



Pertengkaran yang dipicu dari hal kecil

Atau


Demo menutut keadilan untuk mahasiswa yang terbengkalai

atau


Bagaimana sikap gue ketika hak asasi gue ternodai? tak banyak yang bisa gue lakukan kecuali ngelus dada. Jika gue menegur tentang apa yang mereka lakukan kepada saya, berarti gue juga melanggar hak asasi mereka. Misalkan saja, gue menegur tukang parkir liar atau pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar, hak asasi ekonomi (Hak kebebasan melakukan kegiatan jual beli) mereka pastilah sudah gue langgar.


Sebenarnya hal-hal seperti diatas bisa diminimalisir jika hal-hal kecil bisa dilakukan:
  • Tahu sama tahu hak masing-masing
  • Saling menghargai, baik secara etika, moral dan tata tertib kehidupan bermasyarakat.
  • Tersedianya lokasi yang memadai serta strategis untuk area parkir dan pedagang kaki lima.


Sekali lagi, memnghormati hak asasi orang lain bukan hanya untuk orang dewasa, namun perlu dipupuk sejak kanak-kanak. Jika kita mengerti betapa pentingnya menghargai hak asasi manusia, maka mulailah menghargai hak asasi orang lain dari sekarang, dari lingkungan keluarga, dan dari hal-hal yang kecil (sepertinya gue sering denger kalimat ini yak............).


Daftar Pustaka
  • Wikipedia Bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. Hak Asasi Manusia http://id.wikipedia.org/wiki/Hak_asasi_manusia
  • Kontras.org. PERSOALAN PENTING HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA http://www.kontras.org/data/persoalan_penting_HAM_di_IND.pdf

Read more...

Saturday, March 3, 2012

Ikut Jejak Kartini, Kian Seksi Dan Feminin Dengan Batik

4 comments
Ikut Jejak Kartini, Kian Seksi Dan Feminin Dengan Batik - Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia ( Jawa ) yang sampai saat ini masih ada. Batik juga pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu memakai batik pada Konferensi PBB. Berdasarkan namanya BATIK identik dengan mbah-mbah, dan terkesan kuno, jadul, tidak gaul serta kampungan. Sebenarnya batik sudah menjadi tren sejak jaman dahulu terutama didaerah Jawa. Apa yang teringat jika ada yang menyebut nama Kartini ?
  • Wanita
  • Buku Habis Gelap Terbilah Terang
  • Pelopor Emasipasi Wanita
  • Jawa
  • Kebaya
  • Konde, dan
  • Jarik

Ya! Lumprahnya orang Jawa, Kartini selalu memakai jarik yang diwiru (dilipat), dipadu dengan kebaya dan rambut yang selalu di konde (sanggul). Jika diperhatikan jarik yang dipakai Kartini waktu itu yaitu jarik dengan motif batik.

Entah sengaja atau tidak, atau sejarahnya memang begitu, namun kebiasaan Kartini yang suka memakai jarik dan kebaya terbawa sampai sekarang. Hal seperti itu tidak susah ditemui, ingat Ibu Tien Suharto dengan gaya yang ke-Kartinian, terus mbah-mbah yang dipedesaan, termasuk nenek dan ibu mertua saya, gaya berbusananya juga ke-Kartinian. Dan satu yang pasti, BATIK, tidak pernah ketinggalan.


Saya ingat cerita ibu saya, waktu menikah banyak sekali ibu menerima hadiah kain batik. Untuk prosesi akad nikah juga memakai kain batik (jarik), dekorasi pelaminan juga kain batik (jarik yang dibuat dekorasi). Sepertinya sejak jaman Kartini hingga jaman ibu saya batik tetap menjadi pilihan berbusana, baik untuk acara resmi maupun tidak. Saya yakin sekali dahulu setiap rumah pasti mempunyai kain batik, dan lebih dari satu. Karena belum terkontaminasi dengan teknologi modern, motif-motif batiknyapun monoton, setiap rumah coraknya hampir sama.

Kalau jaman saya (jaman sekarang), batik motifnya sudah mulai beragam, tidak melulu itu-itu saja. Kalau melihat perkembangan batik Indonesia di televisi, batik bukan hanya didominasi daerah Jawa ttetapi juga luar Jawa, seperti Jambi atau Bali, untuk menyesuaikan perkembangan jaman dan menarik minat masyarakat jaman sekarang terhadap batik, motif batik Indonesia ada yang sudah dipengaruhi desain Eropa, atau batik dengan motif abstrak. Batik Indonesia sekarang memang lebih modern, mengikuti perkembangan dan jauh dari kesan kuno, ndeso atau jadul.

Batik dewasa ini bukan hanya digunakan sebagai jarik (bawahan), tetapi sudah dikembangkan menjadi blouse, kemeja, jas, atau gaun. Pada intinya batik diera sekarang menjadi batik yang eye catching, bisa menimbulkan kesan seksi atau feminin. Berhubung saya termasuk kartini era baru serto masuk kategori kartini kesrimpet jarik (tersangkut jarik), jadi batik-batik yang saya punya cenderung saya buat blouse dan dipadu dengan celana jeans atau celana yang terbuat dari kain. Meskipun tidak seperti Kartini waktu itu, suami saya bilang, saya tetap terlihat seksi dan feminin.



Sumber gambar :
Koleksi Pribadi, Waimana 2011
ANDRIWONGSO.com, Hari Ini, 130 Tahun yang Lalu, http://www.andriewongso.com/artikel/peristiwa_luar_biasa/2724/Kartini/
PHOTOMADNESS, Menjelajahi Kampung Using, http://andreygromico.untukindonesia.com/2009/10/19/menjelajahi-kampung-using/



Read more...