Monday, January 23, 2012

Mulai Jadi Freelance Writer

8 comments
Mulai Jadi Freelance Writer - Seperti janji saya pada posting sebelumnya bagaimana menjadi seorang freelance writer. Untuk mulai menjadi freelance writer tidak serta merta Anda diakui menjadi penulis lepas meskipun Anda punya bakat menulis. Seorang freelance writer punya etika dalam berkerja.

Pekerjaan seperti apa freelance writer itu? Dalam hal ini seorang freelance writer menuangkan ide atau gagasan klien dalam bentuk tulisan atau kata lainnya seorang freelance writer orang yang mahir menulis artikel dalam bentuk apapun (sesuai pesanan, misal : siaran pers, review, laporan, proposal, konten SEO dsb). Tulisan itupun bukanlah sebuah tulisan yang disulap menjadi naskah yang siap cetak/publish, jika Anda berminat menjadi seorang freelance writer yang profesional, beradap dan berkelas, Anda harus melakukan riset dan wawancara. Riset? ya real riset bukan hanya sekedar bergoogling ria, dan riset itu harus detail (kalau perlu sewa tenaga riset) karena Anda tidak bisa memberikan hasil naskah seenak "udel" kepada klien.

Niat Anda serius menekuni freelance writer? berkotmitmenlah bahwa Anda tidak akan pernah mau menerima pembelokan sebuah sejarah/biografi (harus peka dengan udang di balik peyek), dan jadikan itu UU wajib Anda sebagai seorang freelance writer. Intinya seorang freelance writer notabene sebagai pekerja lepas yang bisa disewa jasanya (tanpa melupakan etika). Jadi jangan heran kenapa ada klien yang mau membayar mahal seorang freelance writer (harga impas untuk freelance writer profesional).

Kalau begitu siapa pemilik ide dan hak kepemilikan artikel? ya... tentu saja klien. Hal itu sudah menjadi kesepakatan antara freelance writer dengan klien. Itu namanya tidak menghargai karya freelance writer dong, atau habis manis sepah dibuang ! Sejak Anda memutuskan untuk menjadi freelance writer berarti Anda sudah paham dengan konsekuensi ini.

Saya masih pemula dan ingin menjadi freelance writer, apa yang harus saya lakukan?
  1. Kenali diri Anda, mengenali apa profesi Anda, pemahaman Anda dalam suatu bidang, atau apa yang Anda inginkan. Dengan begitu Anda dengan mudah mendeskripsikan sesuatu sesuai kemampuan Anda.
  2. Jika yang Anda inginkan menjadi seorang frelance writer online, mulai sekarang Anda harus sedikit tahu apa itu SEO dan tekniknya. Namun bila sebaliknya kembangkan kualitas tulisan Anda, serta jangan segan dan bosan untuk kursus menulis.
  3. Mengikuti lomba yang berkualitas seperti lomba blog, writing competitions atau kontes SEO/semi SEO untuk mengasah kemampuan Anda dalam menulis, dan seberapa paham Anda tentang SEO.

Saya sudah melakukan semua diatas, bagaimana cara saya mendapatkan job?
Jika ada yang bilang kalau sebuah blog terpampang iklan menimbulkan kesan si empunya matre atau mata duitan, tidak begitu dengan saya. Saya merintis menjadi freelance writer dari iklan yang saya pasang di blog (blog lain), sang pemilik iklan meinginkan saya untuk mereview produknya dan dengan tenggang waktu tertentu review itu harus selesai.

Apakah review saya langsung diterima? tentu saja tidak, saya mengalami penolakan berulang kali, hingga akhirnya lolos dan lolos.... sekali lagi lolos. Hanya untuk upah review sebesar Rp.20.000/ review saya meluangkan waktu untuk menulis. Berawal dari situ saya belajar bagaimana membuat review suatu brand, dan berkelanjutan sampai sekarang.

Dipertengahan tahun 2010 saya sudah mulai berkurang melayani tulisan secara online, kenapa demikian? ya.... karena itu jobnya angin anginan kalau sang pemilik iklan ingin produknya direview barulah saya kerja, sampai sebuah penerbit lokal menyewa jasa saya. Hal seperti yang saya lakukan diatas mungkin bisa Anda lakukan juga dalam merintis profesi baru Anda sebagai freelance writer.




Bersiap-siaplah menjadi "Bunglon"
Freelance writer bak bunglon yang siap berganti karakter tulisan. Begitu Anda terjun menjadi freelance writer, job yang Anda terima tidak melulu sesuai dengan background edukasi yang Anda miliki. Ya ! itulah resikonya menjadi freelance writer Ada celetukan datang dari klien saya, dan berhasil menggelitik syaraf tertawa saya "Sudah siap ganti kulit bos....?". Ganti kulit....? hohoho emangnya apaan!

Kenapa saya memilih profesi freelance writer?
  • Pekerjaan bisa dilakukan dirumah
  • Santai
  • Tanpa modal

Berapa besar mereka membayar freelance writer?
Berapa besar mereka membayar saya, itu tergantung berapa lama saya mengerjakan artikel tersebut, bahasa yang digunakan, jumlah artikel yang dipesan, tingkat kesulitannya. Sekali lagi freelance writer profesional bukan asal menulis. Masih ingat dengat istilah SKS? bukan Sistem Kredit Semester tapi Sistem Kebut Semalam, jangan! dan jangan pernah melakukannya. Jagalah kepercayaan klien dengan memberikan sesuatu yang maksimal.




8 comments:

Uswah said...

tuuu kaaan seo lagi.. hehehe

Kampung Karya said...

menarik juga ya...
tapi sulitnya berganti karakter itu..

jiah al jafara said...

ngilerrrr....
mau dong diajarin

puteriamirillis said...

iya nih seru kayanya jadi penulis freelance...

Uswah said...

mbak magdalena,, mungkin sudah pernah dapet award.. tapi aku memilih mbak yg jadi sobat blogger terbaikku.. di cek yah :)dan jangan lupa tinggalkan komentar.. trims :)

http://cinderrella.blogspot.com/2012/01/bukan-artis-tapi-dapet-award-like-this.html

Irda said...

Hhhmmm... saya baru paham apa itu freelance writer. Terima kasih atas sharingnya mb :)
Selama ini, saya menjabatkan diri sebagai seorang penulis dan sedang berusaha merampungkan buku pertama saya. Sebelum menulis buku, saya juga sudah banyak menelurkan berbagai artikel yang saya pajang di beberapa blog saya (maaf bukannya sombong, tapi artikel itu harus di aloksaikan sesuai dgn tujuannya, hehehe :p ). Saya ingin memulai sebagai freelance writer tapi sampai sekarang saya belum mendapatkan jobs review dari komunitas yang saya ikuti, meskipun iklan dari bbrp perusahaan sudah lama nangkring di blog sederhana saya.
Ternyata ada beberapa hal yang keliru dari mind set saya ttg siapa itu freelance writer, jadi, terima kasih sudah membantu meluruskannya mb :)
Salam kenal dan salam silaturahim :)

femalebox said...

salam kenal juga.... thxs ya mbak untuk follownya

Tinnajer Blog said...

menjadi freelance writer memang susah-susah gampang, semua butuh proses dan kerja keras, tinggal bagaimana kita menyikapinya saja dan juga diikuti dengan kemampuan yang mumpuni, makasih mbak atas artikelnya, Thumb's up :)

Post a Comment