Wednesday, January 18, 2012

Pilih Mana Self Publishing Atau Via Penerbit

6 comments
Pilih ManaSelf Publishing Atau Via Penerbit - Apakah Anda seorang penulis atau calon penulis? Sedang pusing cari penerbit yang mau menerbitkan tulisan Anda? Mungkin artikel ini bisa membantu Anda.

Jika Anda ingin buku Anda diterbitkan oleh perusahaan penerbitan buku contoh Gramedia, Elex Media Komputindo, atau penerbit lainnya yang sudah memiliki jaringan pemasaran dan toko buku sendiri, maka Anda harus sedikit bersabar. Setidaknya perlu waktu 3 bulan untuk menunggu apakah karya Anda layak terbit atau tidak, naskah yang ditolak bukan berarti naskah itu jelek lho ya.... ada banyak faktor. Mengingat waktu yang lumayan lama (menurut saya), ilmu tersebut keburu basi atau karya Anda keburu di terbitkan orang lain, ini bisa dibuktikan dengan banyaknya kasus copy paste dalam kegiatan blogging di Internet..


Mengirimkan naskah ke suatu penerbit tidak asal kirim saja, namun ada etiketnya. Penerbit tidak mau menerima naskah yang berantakan, dalam artian Anda harus menjilid rapi naskah Anda. Jangan sesekali mengirimkan CD atau softcopy-nya hingga naskah Anda dinyatakan lolos terbit, ini dilakukan untuk menghindari plagiat. Selain itu jangan sekali-kali Anda mengirimkan naskah ke banyak penerbit dalam waktu yang bersamaan, jelas-jelas Anda akan dianggap tukang selingkuh (Selingkuh Penerbit). Kalau naskah Anda tidak lolos dari kedua penerbit, maka Anda aman, jika lolos, Anda ruyam.

Penulis yang menerbitkan naskahnya via penerbit biasanya mendapat royalti 10% atau 15% (tapi jarang). Royalti akan diberikan setiap 6 bulan. Enaknya kalau naskah kita di terbitkan via penerbit kita tinggal ongkang-ongkang menikmati hasil, tanpa harus memikirkan desain cover, promosi, atau distribusi. Tapi jika Anda sudah banyak menawarkan naskah Anda ke banyak penerbit dan selalu di tolak, atau Anda ogah menjajakan naskah Anda dari penerbit satu ke penerbit lain, mungkin Anda bisa menempuh self publising.

Self publishing memang lagi marak akhir-akhir ini, namun jalan paling mudah agar karya Anda bisa dinikmati banyak orang ya ini jalan satu-satunya. Tapi jangan anggap self publishing itu mudah. Setidaknya Anda harus siap dana dan meluangkan waktu untuk promosi. Dalam hal ini Anda bisa berkontribusi terhadap karya Anda, misalnya menentukan desain cover.

Beberapa situs online menawarkan self publishing (situs mana saja yang menawarkan self publishing akan dibahas kemudian) mulai dari harga Rp.500.000 sampai jutaan. Bahkan ada yang nekad membandrol harga Rp.200.000. Jika Anda memilih ini maka yang harus Anda lakukan :
  1. Beritahu mereka rencana bahwa Anda menerbitkan buku.
  2. Setelah mereka setuju dengan sistem self-publising dimulai dengan 1 buku, yang perlu dilakukan hanyalah mengirim naskah mentah, tapi terkadang ada juga penerbit self publishing tidak mau menerima naskah mentah)
  3. Mentrasnfer biaya pembuatan buku.

Bagaimana ISBN nya? Anda bisa mengurus ijin ISBN. Saat pilihan Anda jatuh pada self publishing masalah yang Anda hadapi yaitu masalah penjualan dan permodalan. Jadi terserah Anda mau pilih yang mana? atau mau jadi penulis freelance saja, yang menulis kalau ada order, tanpa modal dan uang pun tetap jalan (hehehe...seperti yang sedang saya geluti saat ini). Bagaimana menjadi freelance writer dibahas kemudian.

6 comments:

Kampung Karya said...

informasinya menjawab pertanyaan saya selama ini.. thanks berat..

blogwalking malemmalem.

nique said...

menarik niy.
saya berminat jadi penulis.
tapi saya tahu saya mesti berlatih lebih banyak dan lebih keras
soal self publishing mungkin berani
tapi urusan nanti
yg penting tulisannya jadi dulu
tapi klo bisa jadi freelance writer, kenapa engga? mantengin blog ini deh untuk info lebih lanjut :)

jiah al jafara said...

saya bukan penulis ^^
tulisannya belum layak :-D
hehehe,,, tp mau kalo ada order :-D

Royan Sableng said...

mampir ya sob
dan minta follownya di
http://4kopisusu.blogspot.com
http://royansableng.blogspot.com

Nurmayanti Zain said...

hehee saat ini saya masih self pubhlishing :)

femalebox said...

gak papa mbak..., dengan begitu karya-karya mbak bisa dinikmati orang banyak. Sukses mbak......

Post a Comment