Tuesday, February 14, 2012

Alternatif Menu Soto Untuk Vegetarian - SOTOJI

17 comments
Alternatif Menu Soto Untuk Vegetarian - SOTOJI. Bagi seorang vegetarian yang mencari makanan pengganti daging, maupun Anda yang mencari makanan lezat yang tinggi kandungan serat dan protein nabati, tampaknya makanan yang satu ini bisa menjadi salah satu pilihan. Jika biasa seorang vegetarian enggan mengkonsumsi soto karena bahan utamanya adalah daging, baik itu daging sapi maupun daging ayam. Namun untuk soto yang satu ini tidak demikian, soto yang saya ceritakan kali ini adalah soto berbahan dasar jamur. Ya! jamur selain lezat, jamur juga kaya manfaat kesehatan. Tak heran jika jamur saat ini menjadi sayuran favorit bagi vegetarian sebagai pengganti daging.


SOTOJI merupakan produk soto instant berbahan dasar jamur tiram. Seperi soto pada umumnya yang dilengkapi dengan mie. Pada SOTOJI mie yang digunakan adalah mie sohun, dalam hal ini mie sohun dimaksutkan sebagai pengganti karbohidrat (nasi). Sohun yang memiliki sifat dasar menyerap kaldu dan rasa bahan-bahan lain yang dimasak bersamanya membuat SOTOJI jadi lebih tasty, sehingga saat makan sohun saja (setelah dicampur dengan kuah namun dinikmati tanpa kuah) rasanya tetap sama gurihnya ketika dimakan bersama kuah. Hal ini disebabkan karena bumbu-bumbu dapat meresap sempurna ke dalam sohun.

Sebelum membuka untuk melihat dalaman SOTOJI, sebagai konsumen yang cerdas wajar dong kalau saya teliti dulu. Hal pertama yang saya lakukan pastinya melihat tanggal produksi dan tanggal kadaluarsa yang biasanya ada di depan kemasan, e.... ternyata tanggal kadaluarsanya SOTOJI nangkring di belakang kemasan, dan sayangnya tanggal produksi tidak di cantumkan. Karena pendapat saya mengatakan kalau SOTOJI merupakan salah satu jenis makanan kemasan dengan cita rasa soto yang dapat dijadikan alternatif menu soto untuk vegetarian, tentunya saya harus perhatikan juga informasi nilai gizinya. Seperti yang diketahui kalau vegetarian atau semi vegetarian asupan protein hewaninya kurang, jadi memerlukan asupan vitamin yang lebih, hanya saja informasi nilai gizi yang ada pada kemasan SOTOJI (tabel ditunjukan dibawah) dicantumkan secara garis besarnya saja, tidak seperti pada produk sejenis yang lain, yang mencantumkan nilai gizi berdasarkan AKG. Begitupula dengan ingredient/komposisi bahannya yang disampaikan hanya garis besarnya tidak menjelaskan bahan pembuatnya. Jika Anda membaca tulisan saya mengenai isi SOTOJI dibawah, itu yang dijadikan komposisi.


Dalam kemasan SOTOJI 70g beriisi :
  • Sohun dengan berat 50 gram
  • Jamur Tiram Goreng 20 gram
  • Minyak Soto
  • Bumbu
  • Cabe
SOTOJI kemasan 70 gram
Isi SOTOJI kemasan 70 gram


Dan satu lagi yang penting, ketika saya cari-cari dimana Nomor MD yang diberikan kepada produsen makanan dan minuman kok tidak ada? yang ada malah Nomor P-IRT atau SPP-IRT (Sertifikat Produk Pangan Industri Rumah Tangga). Setelah saya cari info di situnya Dinas Kesehatan tenyata SPP-IRT fungsinya sama dengan nomor MD yang dikeluarkan BPOM yaitu guna memberikan keamanan pangan bagi konsumen dari bahan-bahan berbahaya, baik bahaya kimia, bahaya biologis, maupun bahaya fisik.

Cooking Intruction Berubah Mengikuti Selera
Jika saya mengikuti cara memasak yang tertera pada kemasan, terus terang saya pribadi kurang suka, hal ini disebabkan karena jamur tiram goreng yang notabene sudah matang lalu direbus kembali selama 2 menit membuat tekstur jamur jadi terlalu lembek. Jadi saya membuat soto jamur intant ini sesuai selera saya, pada dasarnya cara pembuatannya sama hanya saja saya mengurangi waktu memasaknya. Sohun saya masak ya.... kira-kira 30-40 detik saja supaya tidak over cook (air dalam keadaan mendidih sempurna), soalnya kami makannya kan dalam keadaan panas, jadi kalau kelamaan masaknya entar di dalam mangkuk sohunnya jadi mblobor atau over cook itu tadi. Kalau sudah begitu menikmati SOTOJI nya jadi gak seru, kurang maknyus (idiom wisata kuliner Pak Bondan).

Alternatif Menu Soto Untuk Vegetarian - SOTOJI special dengan baso jamur

Sedangkan untuk jamurnya sendiri, saya masak sekitar 10 detik lebih lama dari pada sohun, biar kareteristik jamur tiram goreng yang "sedikit" crunchy itu ada, selain itu aroma jamur tiram kering goreng yang menurut saya seperti aroma gurita atau cumi kering juga masih ada, dan yang penting adalah tekstur jamur tiram yang agak liat juga masih ada, ya..... ibarat makan daging harus ada tekstur sedikit liat dan kenyal.

Bumbu, idealnya sama seperti dengan bumbu soto pada umumnya, kalau penggunaan bumbu sedikit saya kurangi karena penggunaan air yang berkurang dan yang pasti saya tidak suka terlalu asin, takut darah tinggi (pengalaman percobaan pertama, bumbu dituang semua menghasilkan rasa yang cukup asin meskipun menggunakan air 2 gelas). Namun saya sarankan kalau Anda tidak terlalu suka pedas, cabe bubuknya dikurangi. Menurut saya pedas sekali kalau bubuk cabenya dipakai semuanya. Entah ini disebabkan karena saya mengurangi ukuran air atau saya yang tidak suka cabe (bohong kalau saya tidak suka cabe), ukuran air yang saya pakai hemat setengah gelas daripada ukuran sebenarnya yaitu 2 gelas.

Sengaja saya melakukan 2 uji coba, uji coba pertama SOTOJI plain/original (tanpa condiment/pelengkap), sebagai pengujinya adalah saya sendiri dan lidah saya mengatakan enak (bukan berarti saya rakus, apa saja yang dimakan tetap enak). Tapi.... kok rasanya jika pengujinya saya saja kurang relevan, dan tidak objektif dalam memberikan penilaian. Akhirnya saya putuskan mengundang beberapa keluarga (total yang datang 9 orang, 10 plus saya), untuk membantu memberikan penilaian rasa SOTOJI, sekaligus menikmati soto jamur instant yang masih langka di Bali. Uji coba kedua saya mengolah SOTOJI dengan condiment yaitu baso jamur, dengan demikian mereka (vegetarian), mempunyai alternatif lain dalam menikmati menu soto.

Over all rasanya maknyus Indonesia banget, dan istimewa (berdasar lidah saya dan mereka). Istimewa bukan karena bumbu sotonya tapi karena rasa yang diciptakan oleh si jamur tiram yang sudah dikeringan itu. Kaldu kuah dalam SOTOJI jadi berbeda dengan soto pada umumnya. Waktu menikmati SOTOJI yang kedua kalinya (percoban ke-2), lidah saya mengatakan kalau saya sedang makan soto dengan kaldu yang terbuat dari cumi kering.

Alternatif Menu Soto Untuk Vegetarian - SOTOJI


Membaca Informasi Nilai Gizi SOTOJI

Informasi Nilai Gizi yang tertera pada kemasan SOTOJI 70 g
Takaran saji 1 bungkus70 g
Jumlah Sajian per Kemasan1
Protein3%
Karbohidrat60%
Lemak9%
Energi Total296 kkal

Berdasarkan pemahaman saya yang sedikit soal gizi, dari tabel diatas dapat saya katakan demikian, jumlah saji per kemasan adalah 1 penyajian maksutnya dalam satu kemasan terdapat 1 keping mie, dimana penyajian setiap 1 keping mie memiliki berat 70 gram. Nilai gizi yang tercantum pada kemasan SOTOJI merupakan kandungan gizi per takaran saji (1 keping mie).

Satu keping mie memasok energi sebesar 296 kilokalori, kalau saja Anda mengkonsumsi Soto Jamur Instant SOTOJI 2 bungkus, energi yang Anda dapat berarti 2 x 296 kilokalori. Karbohidrat total yang terkandung dalam 1 keping mie sebesar 60%, sebuah ukuran yang ideal untuk kebutuhan badan. Menurut sumber yang saya baca disini, bilangnya begini :

Menu sesuai proporsi zat-zat makanan yang seimbang, yaitu:
  • Karbohidrat 60-75%
  • Protein 10-15%
  • Lemak 10-25%

Jika dalam kemasan SOTOJI dituliskan "Soto Jamur Lezat Tinggi Kandungan Serat Dan Protein Nabati", saya pikir itu benar.
  • Lezat, sejauh pengecappan lidah saya dan keluarga, seperti yang saya tuliskan diatas dan metode masaknya ala saya SOTOJI sangat tasty.
  • Tinggi Kandungan Serat Dan Protein Nabati, kalau ini di dapat dari si jamur tiramnya, secara jamur tiram mengandung serat lignoselulosa baik untuk pencernaan, dan mengandung sekitar 10,5-30,4% protein.
SOTOJI bukan produk sejenis yang memakai koya yang membuat kuahnya menjadi kental. Soto jamur instant SOTOJI saya memasukkannya dalam jenis clear soup, atau soup dengan kuah bening. Ketika seluruh keluarga saya yang saya undang sebagai sample ( 9 orang ), 7 diantaranya mengatakan bahwa SOTOJI enak dan sisanya bilang biasa. Dari kesembilan sample beberapa diantaranya menikmati SOTOJI dengan nasi, ketika saya tanya bagaimana rasa SOTOJI ketika dinikmati dengan nasi, jawaban mereka SOTOJI cocok dinikmati dengan nasi. Berhubung sample SOTOJI yang saya dapat hanya 3 bungkus, dan 1 bungkus sudah saya nikmati duluan, jadi.... porsi yang didapat hanya sedikit (mangkuk ukuran paling kecil). Ya... setidaknya saya mendapatkan beberapa referensi untuk mengulas tentang SOTOJI.
    SOTOJI cocok sebagai teman nasi




    17 comments:

    jiah al jafara said...

    wah~
    sotojiku udah habis eh belum nulis :D

    melly said...

    Aiihh... bakso jamur? ada resep bikinnya gak? mauuu dong.
    gambarnya bikin ngiler deh

    alaika abdullah said...

    wah... jadi ingin mencoba deh, tapi beli dimana ya? di Aceh belum ada deh kayaknya... :(

    btw, ini review produk ya mba?

    Lentera Langit said...

    jd penasaran pengen nyoba.., dimakassar blon ada tuh.., gmn klo mbk kirim aja via email., oh iya kuax jgn sampe tumpah yaa hehhe.., nice post & happy blogging.., mf baru sempat mampir :D

    Nurmayanti Zain said...

    sukses kontesnya ya mbak magda :D
    oh iyaa mbak..
    dapat award nih dariku :) diterima ya
    --lihat juga pengumuman pemenang giveaway kemilau cahaya emas~
    http://www.nurmayantizain.com/2012/02/pemenang-giveaway.html

    jay boana said...

    keren uraianya lengkap dan nikmat nh

    femalebox said...

    @alaika abdullah, 100 untuk mbak. Kalau mau order SOTOJI sementara via online. Mbak bisa visit di http://sotoji.com untuk order

    @Lentera Langit, iya ntar tak kirim via email kuahnya kalo tumpah, kan resiko mas. tugas saya kan ngirim aja heheheheh.....

    @Nurmayanti Zain, makasih mbak segera meluncur ke TKP

    @jiah al jafara, ah jia.... tulis dong, nungguin nih

    @melly, entar mbak ya.... mohon sabar

    @jay boana, terimakasih

    Danang D. Cahyadi said...

    mbak, basonya baso daging apa memang baso jamur? enak kan ya...

    femalebox said...

    danang, baso jamur mas, kalau mo dapetin bisa dicari di hypermart

    adi pradana said...

    yuk santap sotoji... lebih mantap lagi ditambah bahan lain seperti telur dll...

    Uswah said...

    Ngilerrrrr :r

    covalimawati said...

    kmrn keknya aku komen disini deh.. kok ga nongol yak.. Komen lg deh.. hehe
    sotojinya blm dijual bebas yak?

    Adhea Putra said...

    Bro ane udah posting sotoji diblogane,kunjungan ya.

    Adang Muhammad said...

    kok ada basonya sih,,, mantap banget ...
    kunjungan sesama peserta nih, heheheh
    salam kenal dan follow balik juga
    Revolusi Galau

    femalebox said...

    @Adang Muhammad, hahaha biar si vegetarian lengkap nutrisi dan vitaminya kang.....,

    Ahmad Jaelani said...

    salam kenal mbak,,saya peserta juga (ngikutin mas adang)..
    follow blog saya ya mbak,,
    jhaelanieblogs.co.cc

    rizkipd said...

    berkunjung nih, liat-liat juga ke beranda saya ya sob Soto ala Sotoji
    terimakasih :) cek ke tkp

    Post a Comment